JODOH hal itu yang kadang membuat kita merasa penasaran sebenernya siapa yang akan mendampingi hidup kita sampai berakhirnya dunia dan menuju Akhirat yang kekal. Berbagai usia mulai yang umurnya masih 18 tahun yang baru lulus SMA, 22 tahun yang baru lulus kuliah atau pun umur umur masih produktif untuk kuliah. Apalagi usia usia yang sudah 25-30 tahun keatas yang sudah mampu secara finansial yaitu sudah mempunyai pekerjaan yang tetap itu berlaku untuk perempuan ataupun laki laki.
Berbagai cara mungkin sudah ditempuh sebagian oleh para muda dan mudi dalam rangka iktiar menjemput jodoh, ada yang memang dengan cara mempunyai hubungan yang dekat dengan seorang laki laki/perempuan ( dalam artian pacaran- hal ini tidak diperbolehkan karena hukumnya haram), mencari jodoh dengan perantara teman, dengan perantara guru ngaji atau yang sangat istimewa dibantu oleh mahrom kita (Ayah, Kaka laki-laki, Saudara Laki laki dari Ayah) karenabeaiu belaiu ini yang mempunyai tanggung jawab terhadap diri kita dan kelangsungan hidup kita.
Proses iktiar ini atau keinginan untuk menikah harus diketahui orang lain karena hal itu akan membuka pintu gerbang adanya informasi untuk muda mudi mengetahui sesdkit informasi apakah muda mudi ini sudah berkeingian untuk menikah. Proses itu tidak hanya berlansung hanya sekali langsung jadi ternyata memang sangat unik garis takdir yang Alloh tetapkan agar membuat kita benar benar berusaha serius dalam mencari pendamping hidup.
Alloh menggariskan ada yang memang hanya baru sai hallo antara muda mudi bahwa ada niat untuk menikah, ada yang sampai menukar CV, ada juga yang sampai sudah silaturahim ke keluarga, ada juga yang sampai nadhor ada juga yang sampai sudah menyatakan bahwa kan meminang. Tapi Alloh belum menakdirkan bahwa dia yang akan menjadi pendamping hidup ini. Gejolak seorang muda mudi ketika memang sudah saatnya untuk berkeluarga tapi belum berkeluarga sangat membuat hidup merasa ada yang kurang, apa lagi ketika teman sebaya kita sudah menikah semuanya ini kadang hanya mengikuti trend yang sedang in atau memang tuntutan yang ditunjukkan oleh orang tua.
Ada yang sudah berkeinginan untuk menikah tapi belum mendapat izin dari kelurga karena berbagai hal.Ada yang sudah berkeinginan menikah dan sudah mendapat izin tapi belum juga datang jodohnya.Ada yang merasa kesulitan untuk menjelaskan kekeluarga ketika proses yang kita jalani itu sangat cepat tanpa adanya basa basi yang tidak mendatangkan barokah,ada yang menginginkan untuk langsung akad, ada juga dipersulit dengan adanya rencana walimah yang menghabiskan perekonomian, ada juga yang kurang sekufu antara keduanya terkait dengan keuangan (salah satu ada yang kaya sekali dan ada yang miskin sekali) ada juga yang terkait status pendidikan ( satu lulusan perguruan tinggi dan satululusan hany SMA saja), ada juag terkait kegiatan yang di ikuti ada yang tipe sangat aktif dan satunya lagi sangat pasif.
Sungguh kadang kita banyak mengeluh ketika kita tidak punya iman kepada Alloh. Karena Alloh akan menakdirkan dengan garis yang sangat tepat (presisi dan akurasi) karena jodoh itu rahasia Alloh kita tidak akan tahu siapa seperti apa yang kelak akan menjadi jodoh kita, bisa jadi proses itu tidak hanya sekali bisa jadi jodoh itu lebih dari 2 kali. Ada juga kita mendapat bahwa kita menikah dengan seorang duda/janda, atau kita jadi madunya,kita tidak akan mengetahui , proses yang dilalui yang lama sampai prooses mencari pendamping Ta’aruf sampai berkali kali dan menemukan jodohnya ketika proses yang kesekian kali.
Hal itu yang kadang membuat kita berputus asa tentang Rahmat adan janji Alloh bhwa kita akan berikan jodoh kalau tidak didunia pasti kita akan mendapatkannya di Akhirat yang kekal itu.Jangan kau merasa risau dan galau tetang takdir apa yang akan Alloh Takdirkan untuk kita semuanya dengan segala proses yang akan dilalui. Kalau memang jodoh pasti Alloh memudahkan semua urusannya, walaupun ada juga yang harus dengan perjuangan menunggu akadanya lama karena harus menunggu selesai studi, atau sebelumnya tidak dizinkan tapi jadi diizinkan, banyak kemungkinan yang akan terjadi yang dilaur jangkau akal dan fikiran kita, jodoh kia bisa jadi teman kita TK,SD,SMP,SMA, kuliah (teman kelas, kaka tingkat, adik tingkat, dosen), tetangga rumah, tetangga kosan , saudara jauh saudara kita , temannya temen, temen group,temen kepanitiaan, ustad, atau yang memang kita tidak kenal sama sekali, bekas pacar temen, bekas ta’aruf sahabat ,teman kerja, idola kita, subhanalloh akan banyak jalan dan caranya karena jodoh itu unik.
Ketentuan Alloh membuat kita belajar akan arti sesungguhnya tentang jodoh, Kita harus berpositif thinking terhadap Alloh bahwa ketika kita masih sendiri kita masih bisa menimba banyak ilmu terkait agama, bersilaturahmim kemanapun tanpa ada yang melarang, memberikan uang kepada keluarga, banyak belajar tentang hidup (belajar masak, mengurus rumah,belajar ilmu tentang berkeluarga, belajar tentang arti Tawakal, mungkin calon pasangan kita sedang mempersiapkan diri memantaskan agar sekufu dengan diri kita.
Belajar tentang JANJI ALLOH bahwa semuanya nyata dan ada hanya kita tinggal menunggu waktunya dan memantaskan diri apakah kita layak bertemu dengan jodoh yang sesuai dengan kriteria yang kita inginkan. Perbanyak Aktivitas, menimba ilmu, jangan biarkan diri anda melamun (membayangkan yang tidak jelas) , dalam kesendirian, memperbanyak relasi, penuhi hari harimu kegitan yang bermanfat yang menunjang untuk prospek kedepannya.
Hal
yang harus dilakukan:
- Yakin ke Alloh sang pencipta Makhluknya dan Sang pembolak balik hati setiap Makhluknya
- Banyak Taubat agar Alloh membuka tabir kemudahan
- Anti Galau mending Pantaskan diri
- Jangan Baper kalau ada yang nikah tapi doakan semoga pernikahannya Barokahbisa jadi apa yang kita amiinkan didengar oleh malaikat diaminkan oleh malikat
- So Tetap semangat Belajar Ilmu Kehidupan
- Banyak Doa minta ke Alloh supaya dibukakan tabir jodoh kita
- Ikhtiar (jangan diem kalau ya.. kasih tahu ke orang lain siapa tahu ada juga yang sedang nyari juga)
- Tawakal ( kita tunggu ya.. jangan mendahului ketentuan Alloh bersabar)
- Banyak sedekah ya agar Alloh memudahkan segala urusannya
- Berbakti kepada orang tua juga jangan lupa bisa jadi nanti ada yang langsung datang ke ayah kita dan langsung meminang kita so sweet)
- Jangan Kriteriakan Calon Tinggi2 ya Karena Paling penting satu akidah yang sama, Ma'rifat Ke Alloh, Sholeh or Sholihah karenakan itu yang akan dibawa mati
Semoga informasi yang diberikan Bermanfaat
SEMANGAT HALAL dan MELAHIRKAN GENERASI PARA MUJAHID

good
ReplyDelete